Apa yang Wajib Anda Tahu tentang Penyebab Rambut Rontok

Paling malas kalau sudah menyisir rambut ternyata ditemukan beberapa helai yang rontok, terselip atau bertebaran di lantai. Biasanya wanita yang sering mengeluhkan hal itu. Entah rambutnya panjang atau pendek, kerontokan bisa dialami siapa saja. Tak terkecuali pria kalau mau teliti mengecek di sisirnya sendiri. Bahkan yang rambutnya pendek atau cepak punya risiko yang sama.

Fakta yang jarang diketahui adalah setiap manusia berpotensi kehilangan sekitar 100 helai rambut setiap harinya. Itu kondisi yang normal dan disebut sebagai alopesia yaitu penurunan jumlah rambut di kulit kepala kita. Tapi kalau yang rontok sudah berlebihan, jelas sekali ada penyebab tak wajar. Nah, beberapa penyebab kerontokan rambut di bawah ini semoga bisa menjelaskan kondisi yang sedang Anda alami.

FAKTOR HORMONAL

Melewati usia tertentu orang berpotensi mengalami kerontokan rambut. Makanya sering ada ledekan “penuaan dini” bagi mereka yang masih berusia muda tapi sering rontok rambutnya. Dipikir-pikir, ledekan tersebut ada benarnya juga. Disebabkan oleh perubahan hormon yaitu progesteron yang menghasilkan dihydrotestoterone atau DHT. Pengaruhnya ialah penyusutan folikel rambut yang menimbulkan pengikisan di kulit kepala.

Umumnya kerontokan rambut yang normal pada wanita dimulai setelah masa menopause. Sedang bagi pria terjadi pada saat melewati usia 50 tahun. Gejala kerontokan rambut pada wanita di masa tersebut bisa dialami di seluruh bagian rambut. Dengan kata lain, kerontokan yang terjadi nampak merata. Sementara gejala kerontokan pada pria punya ciri yang khas yaitu terbentuk di masing-masing pelipis dan agak melengkung.

Tapi ada juga pria dan wanita yang sudah melewati masa-masa tersebut nyaris tak mencolok gejala kerontokannya. Bahkan sebagian kecil ada yang nampak masih hitam dan segar. Menandakan bahwa kualitas rambut terjaga dengan baik dan sehat.

GIZI

Penyebab kerontokan rambut yang tak normal adalah kurangnya asupan gizi. Kalau masih tergolong usia muda dan bermasalah dengan rambutnya, ada kemungkinan kekurangan gizi memadai. Faktor makanan dan minuman yang kompleks selalu mempengaruhi kondisi kesehatan tubuh, termasuk para wanita yang khawatir dengan kecantikannya termasuk rambut.

ZAT KIMIA

minyak kemiri asli Alia OilYang jarang disadari selama ini juga penerapan metode perawatan rambut yang tidak tepat. Misalnya dengan rutin mewarnai atau meluruskan rambut atau membentuknya menjadi model-model tertentu. Kerontokan rambut bakal terjadi lebih prematur kalau sering melakukan kebiasaan tersebut apalagi yang menggunakan zat-zat kimia.

PENYAKIT DAN OBAT-OBATAN

Beberapa penyakit memicu kerontokan rambut, misalnya penyakit kulit. Karena perlu diingat bahwa yang namanya kulit manusia itu juga mencakup kulit kepala. Sedangkan jenis penyakit yang lain seperti tekanan darah tinggi, jantung, dan arthritis menjadi pemicu kerontokan rambut akibat konsumsi obatnya. Terapi penyembuhan penyakit berat seperti kemoterapi untuk kanker pun berdampak pada kerontokan rambut.

STRES

minyak kemiri Alia OilTepat sekali! Lagi-lagi kita ingat ungkapan kalau ada yang punya uban berarti kebanyakan berpikir. Yang dimaksud tentu pikiran-pikiran negatif yang terkumpul lalu akhirnya menjadi beban stres berkepanjangan. Biasanya sih kalau stres ringan hanya akan menimbulkan gejala kerontokan rambut yang tidak permanen. Namun yang namanya stres tetap saja stres berapa pun itu kadarnya. Sehingga berhati-hatilah kalau terlampau sering memikirkan hal berat yang tak ada gunanya bagi kesehatan pikiran karena selalu berdampak langsung pada kecantikan atau ketampanan Anda.

Mulailah mengenali penyebab-penyebab kerontokan rambut mulai dari faktor hormonal, gizi, zat kimia, penyakit, hingga stres. Dengan mengenali dan memahami akar-akar persoalannya, diharapkan Anda jadi lebih mawas diri jika masih mempedulikan urusan penampilan secara alami. Mau hasil yang lebih efektif, cepat, dan tanpa ribet? Rutin pakai minyak kemiri murni alia yaa!